Peningkatan Kompetensi Klinis Mahasiswa Melalui Pelatihan Khitan Konvensional

Sebagai institusi pendidikan kesehatan, peningkatan kompetensi teknis mahasiswa merupakan hal yang sangat krusial. Salah satu keterampilan klinis yang penting untuk dikuasai adalah prosedur sirkumsisi atau khitan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan intensif yang menggabungkan pemahaman teori dan aspek legal guna mencetak tenaga kesehatan yang profesional.

1. Pelaksanaan Kegiatan

Akper Pemkab Ngawi menyelenggarakan acara Pelatihan Khitan Konvensional pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode hybrid (kombinasi tatap muka dan daring melalui Zoom) untuk memastikan jangkauan materi yang luas namun tetap interaktif.

Acara dimulai dengan registrasi peserta dan pelaksanaan pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal mahasiswa terkait prosedur khitan. Setelah itu, rangkaian formal dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Akper Pemkab Ngawi, yang dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Bapak Edy Prawoto, M.Kep selaku Direktur Akper.

2. Pemaparan Materi Inti

Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Bapak Sukarmin, S.Kep., Ns, yang menyampaikan materi secara komprehensif ke dalam tiga tahap utama:

 Materi 1: Landasan Dasar dan Etika

Sesi pertama membahas mengenai konsep dasar, aspek legal, serta etika dalam melakukan khitan konvensional. Hal ini penting agar mahasiswa tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami batasan hukum dan prosedur yang berlaku.

 Materi 2: Alat dan Prosedur

Sesi kedua fokus pada pengenalan alat, bahan, serta tahapan prosedur khitan secara mendalam. Mahasiswa diajarkan urutan tindakan yang benar untuk memastikan keamanan pasien selama tindakan berlangsung.

 Materi 3: Perawatan Pasca-Tindakan

Sesi terakhir membahas mengenai perawatan pasca-khitan serta penatalaksanaan komplikasi sederhana yang mungkin muncul. Materi ini bertujuan agar mahasiswa mampu memberikan edukasi yang tepat kepada pasien dan keluarga setelah tindakan selesai.

Diskusi dan Evaluasi

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sesi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai tantangan di lapangan. Acara ditutup dengan pelaksanaan Evaluasi (post-test) untuk melihat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian materi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kepercayaan diri dan keterampilan yang mumpuni dalam melakukan tindakan klinis, khususnya khitan konvensional, demi kontribusi nyata di masyarakat.

Latihan Dasar Kepemimpinan Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Pemimpin Mahasiswa

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi eksekutif di lingkungan perguruan tinggi. Sebagai wadah aspirasi dan penggerak kegiatan mahasiswa. BEM dituntut memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, serta mampu memimpin dan bekerja sama secara efektif, oleh karena itu diperlukan suatu kegiatan pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan, salah satunya melalui Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Begitu pula BEM AKPER Ngawi, yang melakukan acara LDK pada Sabtu, 13 Desember 2025. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Bapak Direktur Akper (Bapak Edy Prawoto,S.Kep. Nrs.,M.Kep).

Memasuki Acara Inti Pertama yaitu materi yang disampaikan Bapak Edy Prawoto dengan Tema “Dasar – Dasar Kepemimpinan” yang mengajarkan kita untuk mengetahui makna kepemimpinan dalam berorganisasi, macam-macam gaya kepemimpinan beserta dampaknya,  serta cara pengambilan keputusan dalam berorganisasi dan cara memanajemen waktu dan skala prioritas.

Acara Inti Kedua yaitu materi yang disampaikan oleh  Ibu Nurul Hidayah, S.Kep, Ners., M.Gizi dengan tema “Keorganisasian dan Peran BEM”. Yang meliputi struktur dan fungsi BEM AKPER Ngawi, Peran BEM sebagai Agent of Change yaitu sebagai pelopor perubahan positif di lingkungan kampus, kemudian sebagai Social Control yang berfungsi melakukan kontrol sosial secara santun dan bertanggung jawab terhadap kebijakan kampus yang berkaitan dengan kepentingan mahasiswa. Dan terakhir sebagai aspirator yakni menjembatani aspirasi mahasiswa dengan pihak institusi melalui komunikasi yang etis, data yang jelas,dan solusi realistis.

Selanjutnya, Acara Inti ketiga yakni Materi yang disampaikan oleh Bapak Bremartojo, SKM., M.Kes, C.PEC, CT.NLP, dengan tema “ Komunikasi Efektif dan Public Speaking” yaitu mengajarkan kita teknik untuk  menyampaikan pesan dengan jelas, mempengaruhi, menginspirasi, atau menghibur audience serta  untuk meningkatkan kepercayan diri dalam berbicara didepan umum.

Dilanjutkan dengan materi “Teamwork, Manajemen konflik dan Problem Solving”, yakni keterampilan kunci yang saling mendukung dalam menciptakan tim yang efektif dan produktif. Teamwork memungkinkan tim untuk mencapai tujuan bersama dengan memanfaatkan kekuatan dan keahlian masing-masing anggota. Manajemen konflik membantu tim mengatasi perbedaan secara konstruktif, sehingga konflik tidak mengganggu kinerja tim. Sementara itu, Problem Solving memastikan tim menemukan solusi efektif untuk mengatasi tantangan yang muncul Secara keseluruhan, ketiga keterampilan ini berfungsi untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, memungkinkan tim untuk berkolaborasi dengan baik, mengatasi masalah, dan terus berkembang menuju tujuan bersama.

Adapula materi Outdoor yang disampaikan oleh Bapak Bremartojo, SKM., M.Kes, C.PEC, CT.NLP yakni dengan Games Leadership yaitu suatu game yang mengajarkan mengenai arti kepercayaan, kekompakan, kerja sama, tanggung jawab dalam satu tim.

Acara di akhiri dengan Refleksi Keperawatan yaitu dengan metode Hipnoterapi. Dengan tujuan mengakses pikiran bawah sadar untuk menciptakan perubahan positif.

Dengan adanya acara LDK – BEM diharapakan dapat  membentuk karakter pemimpin mahasiswa yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengelola organisasi secara efektif, melalui peningkatan skill kepemimpinan, manajemen diri, keorganisasian, public speaking, serta menumbuhkan kesadaran sosial dan solidaritas. LDK bertujuan mencetak kader mahasiswa yang siap melanjutkan kepemimpinan dan berkontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat. 

WEBINAR SMART BERMEDSOS BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN

Di era digital saat ini, media sosial tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga mencerminkan profesionalitas seseorang, termasuk bagi calon tenaga kesehatan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi menyelenggarakan webinar bertajuk *“Smart Bermedsos bagi Mahasiswa Keperawatan”* pada Jumat, 7 November 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan dua narasumber dari kalangan mahasiswa tingkat II, yaitu *Angga Putra N.* dan *Zahwa Septya C.A.* Webinar ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Akper Pemkab Ngawi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya etika digital dan profesionalisme dalam penggunaan media sosial.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan harus memahami bahwa aktivitas di media sosial dapat berdampak pada citra profesi maupun institusi. “Sebagai perawat, kita terikat pada kode etik profesi. Apa yang kita unggah di media sosial dapat memengaruhi kepercayaan pasien serta citra institusi,” ujar salah satu narasumber saat menyampaikan materi.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga batas antara kehidupan pribadi dan profesional di dunia maya. Mahasiswa juga diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan pasien sebagai bagian dari tanggung jawab profesi. Informasi terkait kondisi pasien, termasuk foto, video, maupun hasil pemeriksaan medis, tidak boleh dibagikan di media sosial meskipun tanpa mencantumkan identitas pasien. Pelanggaran terhadap prinsip kerahasiaan ini tidak hanya berdampak secara etika, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi akademik maupun hukum.

Selain itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk membangun personal branding yang positif. Mahasiswa didorong untuk menggunakan platform digital sebagai media berbagi kegiatan akademik, pengalaman belajar, maupun edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan cara tersebut, media sosial tidak hanya menjadi ruang ekspresi pribadi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan diri dan kontribusi edukatif bagi publik.

Dalam webinar tersebut juga disampaikan pentingnya sikap bijak dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Mahasiswa diharapkan tidak mudah membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa informasi yang disebarkan berasal dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Di sisi lain, etika komunikasi di ruang digital juga menjadi perhatian penting. Mahasiswa diingatkan untuk selalu menggunakan bahasa yang santun dalam berdiskusi di media sosial serta menghindari konflik digital yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. Mengeluhkan dosen, tempat praktik, atau beban akademik di media sosial juga dinilai dapat mencerminkan sikap yang kurang profesional.

Meskipun demikian, media sosial tetap memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Platform digital dapat menjadi sarana untuk membangun jejaring dengan mahasiswa keperawatan maupun tenaga kesehatan dari berbagai daerah. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengikuti akun resmi organisasi kesehatan seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) atau Kementerian Kesehatan untuk memperoleh informasi dan perkembangan ilmu kesehatan terbaru.

Melalui kegiatan webinar ini, BEM Akper Pemkab Ngawi berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi keperawatan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mampu membangun citra diri yang positif, tetapi juga turut menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi perawat dan institusi pendidikan.

Mahasiswa Akper Pemkab Ngawi Ikuti Pelatihan Bela Negara di Yon Armed 12

Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan memperkuat karakter kebangsaan, Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Pelatihan Bela Negara dengan tema “Peran Mahasiswa Akper sebagai Generasi Muda dalam Menguatkan Ketahanan Kesehatan Bangsa.”
Kegiatan ini berlangsung pada 1–3 November 2025 di Batalyon Armed 12 Ngawi dan diikuti oleh 80 mahasiswa tingkat I dan II.

Selama tiga hari pelatihan, para mahasiswa mendapatkan pembinaan langsung dari jajaran TNI Yon Armed 12. Materi yang diberikan meliputi latihan kedisiplinan, pembentukan karakter, peningkatan wawasan kebangsaan, serta kegiatan fisik dan mental untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sosial. Mahasiswa juga dilatih mengenai kerja sama tim, kepemimpinan, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan di dunia kesehatan.

Direktur Akper Pemkab Ngawi, Edy Prawoto, M.Kep menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat bela negara dan nilai kebangsaan yang kuat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air kepada mahasiswa. Sebagai calon tenaga kesehatan, mereka memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan bangsa, terutama di bidang kesehatan,” ujarnya.

Pelatihan ini juga menjadi wujud nyata penerapan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Nilai-nilai bela negara diintegrasikan dengan visi Program Studi D3 Keperawatan Akper Pemkab Ngawi, yaitu “Menjadi program studi D3 Keperawatan yang menghasilkan perawat vokasi yang berakhlak mulia, kompeten, dan unggul di bidang homecare serta mampu bersaing secara nasional dan berwawasan global.”

Sementara itu, perwakilan Yon Armed 12 menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa selama mengikuti kegiatan.

“Kami bangga melihat antusiasme mahasiswa Akper Pemkab Ngawi. Disiplin, kerja sama, dan semangat kebersamaan yang mereka tunjukkan menjadi modal penting dalam membangun karakter kebangsaan,” ungkap salah satu instruktur pelatihan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam memperkuat ketahanan kesehatan bangsa dan menjaga nama baik profesi keperawatan di tingkat nasional maupun global.

Dies Natalis Ke-27 Akper Pemkab Ngawi

Ngawi Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar perayaan Dies Natalis ke-27 dengan penuh semangat dan kebersamaan pada pagi hari yang cerah. Rangkaian acara dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Direktur Bapak Edy Prawoto, M.Kep. Diikuti oleh pengurus Yayasan Kesehatan Ketonggo dan seluruh civitas akademika Akper Pemkab Ngawi.

Dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur, apel pagi tersebut menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Akper Pemkab Ngawi dalam mencetak tenaga kesehatan professional, humanis, dan berintegritas. Sebagai simbol ungkapan syukur, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi potong tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Yayasan yang diserahkan kepada Direktur. Momen ini menggambarkan rasa syukur serta harapan agar Akper Pemkab Ngawi terus berkembang dan berkontribusi bagi dunia kesehatan.

Setelah apel selesai, seluruh peserta melanjutkan kegiatan fun walk atau jalan santai yang mengambil rute dimulai dari Kampus Akper menuju sekitaran alun-alun Kabupatan Ngawi dan kembali lagi ke Kampus Akper sebagai garis finish. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dan kebugaran, tetapi juga menunjukkan eksistensi Akper Pemkab Ngawi kepada masyarakat sebagai institusi yang berkontribusi secara nyata khususnya dalam dunia kesehatan.

Tidak hanya fun walk, acara Dies Natalis kemudian dilanjutkan bazar makanan gratis yang memanjakan para peserta. Hidangan beragam seperti bakso, soto, gorengan, dan es teh disajikan untuk dinikmati oleh semua yang hadir. Perayaan Dies Natalis ke-27 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan dedikasi, dan terus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Akper Pemkab Ngawi.

Harapan besar mengiringi peringatan Dies Natalis ke-27 ini. Semoga Akper Pemkab Ngawi terus berkembang dan segera bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), lembaga pendidikan kesehatan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

AKPER Pemkab Ngawi Sambut Mahasiswa Baru Lewat Kegiatan PPSM 2025

Ngawi – Akademi Keperawatan (AKPER) Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menyambut mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Program Studi Mahasiswa (PPSM) Tahun Akademik 2025/2026 yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan diikuti 76 mahasiswa baru selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 September 2025 dengan mengusung tema “Pengabdian yang Berjiwa Besar dan Beretika”.

PPSM merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan membekali mahasiswa baru dengan wawasan dasar mengenai kehidupan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta nilai-nilai dasar profesi keperawatan.

Pembukaan oleh Direktur AKPER

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur AKPER Pemkab Ngawi, Bapak Edy Prawoto, M.Kep., yang dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap mahasiswa baru agar mampu menjadi generasi perawat yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat pengabdian tinggi.

Direktur AKPER Pemkab Ngawi menyampaikan materi

Kuliah Perdana bersama Bupati Ngawi

PPSM 2025 juga menghadirkan kuliah perdana dan sesi motivasi yang disampaikan langsung oleh Bupati Ngawi, Bapak Ony Anwar Harsono, S.ST., M.H. Dalam kuliah perdana ini beliau mendorong mahasiswa baru untuk membangun etika dan norma dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Selain itu, Bupati juga menyampaikan terkait kepemimpinan, dedikasi, dan tanggung jawab yang harus dimiliki oleh seorang calon tenaga kesehatan.

Kuliah Perdana bersana Bupati Ngawi

Aksi Bakti Sosial

Sebagai wujud nyata dari semangat pengabdian, mahasiswa baru bersama panitia PPSM melaksanakan kegiatan nakti sosial di sekitar lingkungan kampus. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan sikap peduli, empati, dan semangat berbagi sejak dini dalam kehidupan mahasiswa.

Aksi bakti sosial mahasiswa baru bersama panitia PPSM

Penutup : Resmi menjadi bagian dari AKPER Pemkab Ngawi

Dengan selesainya rangkaian kegiatan PPSM 2025, mahasiswa baru bukan lagi orang asing di lingkungan kampus. Mereka kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar AKPER Pemkab Ngawi. Diharapkan, mereka akan mampu menjadi perawat yang profesional, humanis, dan siap mengabdi pada masyarakat.

SEMARAK LOMBA 17 AGUSTUS DI AKPER PEMKAB NGAWI

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Ngawi menggelar berbagai lomba yang meriah dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa, dosen, karyawan, serta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Acara diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh civitas akademika sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas perjuangan para pahlawan bangsa. Setelah itu, suasana semakin hangat dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur, memberikan energi positif sekaligus mempererat keakraban antar peserta.

Rangkaian lomba kemudian dimulai dengan penuh semangat. Lomba voli terpal menjadi salah satu cabang yang paling menarik perhatian. Dengan menggunakan terpal sebagai pengganti net, peserta dari mahasiswa, dosen, karyawan hingga pengurus BEM saling beradu strategi sekaligus tawa karena keseruannya.

Tidak kalah menantang, ada pula lomba baris-berbaris (LBB) tutup mata yang menguji kekompakan dan komunikasi tim meski dalam keterbatasan penglihatan. Gelak tawa penonton pecah ketika peserta berusaha menjaga barisan tetap lurus.

Kemeriahan berlanjut dengan lomba memakai baju sambil menerbangkan balon, yang menghadirkan kreativitas serta ketangkasan. Lomba ini menjadi salah satu favorit karena keunikan dan tantangan yang dihadapi peserta.

Selain itu, lomba memancing paku ke dalam botol menambah keceriaan dengan suasana tegang sekaligus lucu ketika peserta berusaha keras memasukkan paku dengan tali ke mulut botol yang kecil.

Tidak ketinggalan, lomba bulu tangkis menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para penggemar olahraga ini. Semangat sportivitas dan dukungan meriah dari supporter membuat pertandingan semakin seru.

Seluruh kegiatan semakin berwarna dengan kehadiran supporter yang penuh semangat, memberikan yel-yel dan sorakan positif untuk mendukung tim kebanggaannya.

Sebagai penutup, panitia mengumumkan para juara dari setiap lomba dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Suasana bahagia menyelimuti seluruh peserta, baik yang menang maupun yang kalah, karena momen ini bukan hanya soal kompetisi, melainkan kebersamaan, kekeluargaan, dan rasa nasionalisme.

Dengan adanya kegiatan ini, Akper Pemkab Ngawi tidak hanya merayakan HUT RI ke-80, tetapi juga menumbuhkan semangat persatuan dan kekompakan di lingkungan akademik.

Senam KSN untuk Palestina Sekaligus Gelar Aksi Penggalangan Dana

Ngawi, 6 Juli 2025 – Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Ngawi menunjukkan solidaritas dan kepedulian global dengan mengikuti kegiatan Senam Kesehatan Nasional (KSN) untuk Palestina yang diselenggarakan pada Sabtu pagi, 6 Juli 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di Alun-alun Merdeka Ngawi dan diikuti oleh mahasiswa dan warga umum.

Partisipasi AKPER Pemkab Ngawi dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai peserta aktif dalam senam, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak acara melalui aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk membantu masyarakat Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan. Mahasiswa dan dosen turut serta dalam menyemarakkan acara dengan mengenakan seragam olahraga dan banner yang menyuarakan pesan perdamaian dan dukungan kemanusiaan.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur berpengalaman. Semangat dan antusiasme terlihat jelas dari para peserta, termasuk mahasiswa AKPER Pemkab Ngawi yang hadir dengan seragam olahraga institusi. Suasana penuh semangat itu juga diiringi musik energik dan teriakan takbir yang membangkitkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial.

Setelah senam, acara dilanjutkan dengan orasi kemanusiaan dan pembukaan pos penggalangan dana. Mahasiswa AKPER memberikan partisipasi dengan penggalangan dana dari seluruh Mahasiswa Akper Pemkab. Mereka secara aktif mengedukasi masyarakat mengenai kondisi yang terjadi di Palestina, serta pentingnya peran solidaritas dari masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Kotak donasi juga tersedia dengan sistem donasi digital melalui QRIS dan transfer Bank untuk memudahkan partisipasi mereka yang ingin menyalurkan bantuan secara non-tunai.

Ketua BEM AKPER Pemkab Ngawi, Yusuf Ardi Raharja menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kemanusiaan para mahasiswa. “Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini dan bangga karena mahasiswa kami bukan hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemanusiaan yang tinggi. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter perawat masa depan yang tidak hanya peduli pada pasien, tetapi juga pada isu-isu global, satu uluran kecil dari kita adalah seribu harapan untuk mereka,” ujarnya. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama untuk perdamaian dunia dan keselamatan rakyat Palestina. Suasana haru terasa ketika seluruh peserta mengangkat tangan dan berdoa bersama, membentuk lingkaran solidaritas yang menggambarkan kepedulian lintas batas. Dengan adanya kegiatan ini, AKPER Pemkab Ngawi berharap dapat menumbuhkan semangat empati dan aksi nyata di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas.

Setetes Darah untuk Sejuta Harapan: Donor Darah BEM Akper PemKab Ngawi

(Ngawi, 9 Mei 2025) Dalam semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Ngawi menggelar kegiatan bakti sosial donor darah pada Jumat, 9 Mei 2025. Bertempat di ruang laboratorium home care kampus Akper, kegiatan ini berhasil menggerakkan seluruh civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga staf kependidikan.

Total peserta yang mendaftar donor sejumlah 134 orang, akan tetapi jumlah peserta yang memenuhi bisa mengikuti donor sejumlah 66 orang. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor diantaranya yaitu sebagian peserta yang tidak memenuhi kriteria sebagai pendonor seperti BB yang kurang dari 45 kg, HB kurang dari 12,5, dan dalam waktu dekat mengkonsumsi obat. Selain itu, pelaksanaan waktu donor yang terbatas di hari Jum’at menjadikan kendala tersendiri sehingga banyak mahasiswa yang belum bisa diambil darahnya untuk donor. Dalam kondisi ini solusi yang dilakukan adalah memberikan arahan kepada mahasiswa yang belum berkesempatan melakukan donor di kampus untuk langsung melakukan donor di Kantor PMI setempat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kepedulian terhadap sesama, tetapi juga merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai profesi keperawatan yang menjunjung tinggi rasa empati dan tanggung jawab sosial. Dalam pelaksanaannya, BEM Akper bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Ngawi yang turut hadir dengan tim medis dan peralatan lengkap untuk memastikan proses donor darah berjalan aman, lancar, dan sesuai protokol kesehatan.

Ketua BEM Akper Pemkab Ngawi, Yusuf Ardhi Raharja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu disambut antusias oleh seluruh civitas. “Kami ingin membangun kesadaran bahwa mendonorkan darah adalah tindakan kecil dengan dampak besar. Setetes darah yang kita berikan hari ini, bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum edukatif, di mana peserta mendapatkan informasi seputar manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh, serta pentingnya menjaga gaya hidup sehat agar bisa terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan seperti ini.

Dengan semangat kebersamaan dan semangat memberi, donor darah ini tidak hanya menyumbang ratusan kantong darah untuk mereka yang membutuhkan, tetapi juga mempererat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan kampus. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap sesama.

Setetes darah yang disumbangkan hari ini, menjadi sejuta harapan bagi mereka yang tengah berjuang demi hidup. Semangat berbagi ini akan terus menjadi denyut nadi kemanusiaan di tubuh Akper Pemkab Ngawi.

Halal Bihalal di AKPER Pemkab Ngawi: Kembali Fitri, Eratkan Silaturrahmi, Kuatkan Kolaborasi

Dalam suasana penuh kebahagiaan pasca Idul Fitri, AKPER Pemkab Ngawi menggelar acara halal bihalal dengan tema “Kembali Fitri, Eratkan Silaturrahmi, Kuatkan Kolaborasi.” Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan, melibatkan seluruh civitas akademika AKPER, serta dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait dengan dunia pendidikan kesehatan di Kabupaten Ngawi. Tujuan dari acara ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama dan membangun semangat kolaborasi yang lebih kuat dalam rangka mendukung kemajuan bersama.

Sambutan Ketua Yayasan AKPER Pemkab Ngawi

Acara dimulai dengan sambutan penuh makna dari Ketua Yayasan AKPER Pemkab Ngawi, yang mengajak seluruh hadirin untuk kembali fitri setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Beliau menyampaikan, bahwa halal bihalal bukan sekadar momen untuk saling memaafkan, tetapi juga sebagai pengingat agar kita dapat terus menjaga dan mempererat silaturrahmi dalam kehidupan sehari-hari.

“Di momen yang penuh berkah ini, mari kita sambut hari-hari ke depan dengan semangat baru, hati yang bersih, dan tekad yang kuat untuk mempererat hubungan antar sesama. Kolaborasi yang baik akan menjadi kekuatan kita dalam menghadapi tantangan bersama. Di AKPER Pemkab Ngawi, kami ingin terus memperkuat kerjasama antara mahasiswa, dosen, staf, dan seluruh elemen terkait, untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan di dunia pendidikan kesehatan,” ungkap Ketua Yayasan AKPER Pemkab Ngawi.

Beliau juga menekankan bahwa semangat kolaborasi tidak hanya terbatas di dalam lingkungan akademik, tetapi juga harus dirasakan oleh masyarakat sekitar, sebagai wujud nyata dari kontribusi institusi pendidikan dalam menciptakan tenaga kesehatan yang berkualitas.

Tausiah dari Ustadz: Kembali Fitri, Eratkan Silaturrahmi, Kuatkan Kolaborasi

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah dari Ustadz yang mengangkat tema yang sangat relevan dengan acara halal bihalal kali ini. Ustadz menyampaikan pentingnya menjaga silaturrahmi, bukan hanya pada keluarga terdekat, tetapi juga dengan sesama umat manusia, termasuk di tempat kerja, lembaga pendidikan, dan lingkungan sosial.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali fitri, yakni kembali ke keadaan yang suci setelah sebulan penuh beribadah. Namun, kebersihan hati yang kita raih di bulan Ramadan tidak boleh berhenti di situ saja. Kita harus menjaga hubungan baik dengan sesama, saling memaafkan, dan berusaha memperkuat kerjasama antar sesama,” kata Ustadz dalam tausiahnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa kolaborasi yang baik antar individu atau kelompok bukan hanya soal menyelesaikan tugas bersama, tetapi juga soal membangun kepercayaan, saling mendukung, dan memberi manfaat bagi orang lain. Kolaborasi yang kuat, menurut Ustadz, adalah cerminan dari nilai-nilai Islam yang mengajarkan kita untuk saling tolong-menolong dan bekerja sama dalam kebaikan.

Hiburan Hadroh sebagai Penutup yang Meriah

Acara halal bihalal di AKPER Pemkab Ngawi semakin semarak dengan penampilan kelompok Hadroh yang membawakan berbagai lagu religi. Hadroh, dengan irama yang mendayu-dayu, memberikan nuansa spiritual yang mendalam, serta mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kedamaian dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Penampilan ini pun menambah keceriaan dan kekhidmatan dalam acara, serta menjadi hiburan yang menyegarkan bagi seluruh hadirin.

Dengan alunan musik Hadroh, seluruh peserta acara semakin merasa terhubung satu sama lain dalam semangat kebersamaan yang penuh kehangatan.