KEGIATAN DONOR DARAH BERSAMA BEM AKADEMI PEMERINTAHAN KABUPATEN NGAWI 2026/2027

NGAWI, 8 April 2026  Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi menjadi tuan rumah acara donor darah pada Rabu, 8 April 2026 pagi ini. Kegiatan yang digelar di kampus Akper Pemkab Ngawi, sukses menarik peserta Donor Darah, terutama mahasiswa dan civitas akademika. Acara ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Ngawi. Mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, tim medis memeriksa kesehatan calon pendonor secara gratis, termasuk pemeriksaan hemoglobin, tekanan darah, dan skrining kesehatan umum.

Sebagai institusi pendidikan di bidang kesehatan, Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai – nilai kemanusiaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat bagi para mahasiswanya. Donor darah bukan hanya soal berbagi darah, tapi juga berbagi cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama. Mahasiswa kita, sebagai calon perawat, harus jadi teladan dalam aksi sosial seperti ini, Peserta donor mayoritas mahasiswa Akper dari berbagai angkatan, ditambah dosen, dan staf.

Salah satu peserta, mahasiswa semester II Prodi D-III Keperawatan, mengaku antusias. “Ini pengalaman pertama saya donor darah. Rasanya bangga bisa bantu orang lain, apalagi stok darah selalu dibutuhkan untuk pasien kecelakaan atau penderita thalassemia,” ceritanya sambil tersenyum setelah proses donor selesai.Kegiatan ini juga dilengkapi edukasi kesehatan oleh narasumber dari PMI, termasuk manfaat donor darah bagi kesehatan pendonor seperti pembaruan sel darah merah dan pengecekan kesehatan gratis. Bagi yang lolos donor, mereka menerima snack bergizi.

Melalui aksi ini, Akper Pemkab Ngawi mengajak seluruh masyarakat Ngawi untuk aktif donor darah. Nyawa seseorang bisa tergantung pada keputusan kita hari ini, Dengan  kantong darah yang terkumpul stok darah di PMI Ngawi kini lebih aman. Yuk, jadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat dan mulia.Kegiatan ini memperkuat peran Akper Pemerintahan Kabupaten Ngawi sebagai pusat penggerak kesehatan masyarakat. Suksesnya donor darah hari ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran donor darah di tengah kebutuhan yang terus meningkat. Bersama, kita wujudkan Indonesia sehat Mari lanjutkan semangat berbagi untuk generasi sehat Ngawi.

SINERGI BEM AKPER PEMKAB NGAWI DAN LMI:

KEGIATAN SKRINING KESEHATAN DALAM RANGKA MILADSDIT ALAM NURUL ISLAM 2 NGAWI

Ngawi, 05 Maret 2026, Dalam rangka memperingati Milad SDIT Alam Nurul Islam 2 Ngawi, telah diselenggarakan kegiatan skrining kesehatan yang melibatkan kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akper Pemkab Ngawi dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan, organisasi mahasiswa, dan lembaga sosial dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Peringatan Milad SDIT Alam Nurul Islam 2 Ngawi tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, yaitu skrining kesehatan gratis. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akper Pemkab Ngawi dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI), yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

BEM Akper Pemkab Ngawi berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini, mulai dari persiapan hingga pelayanan langsung kepada peserta. Mahasiswa keperawatan yang terlibat mendapatkan pengalaman praktik lapangan yang berharga, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi dan pelayanan kesehatan. Partisipasi ini juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di sisi lain, LMI turut mendukung kegiatan melalui kontribusi dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Kolaborasi ini memperkuat nilai kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.

Kegiatan skrining kesehatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan milad, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan adanya sinergi antara BEM Akper Pemkab Ngawi dan LMI, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Momentum milad SDIT Alam Nurul Islam 2 Ngawi tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Halal Bihalal Untuk Menjaga Silaturahmi Keluarga Besar Akper Ngawi

Acara ini dilaksanakan pada 26 Maret 2026 dalam acara rutin tahunan Halal Bihalal yang digelar pasca libur Idul Fitri. Mengusung tema “Kembali Fitri,suci seperti lahir kembali,” acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika untuk saling memaafkan dan memperkuat solidaritas antarsesama tenaga kesehatan masa depan.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini dihadiri oleh Direktur AKPER Pemkab Ngawi, jajaran dosen, staf administratif, hingga seluruh mahasiswa dari berbagai angkatan. Dalam sambutannya, pimpinan menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan fondasi untuk membangun lingkungan kerja dan belajar yang harmonis.

“Sebagai institusi yang mencetak calon perawat, nilai kemanusiaan dan kemampuan berkolaborasi adalah kunci. Momen ini kita gunakan untuk membersihkan hati, sehingga semangat pengabdian kita kepada masyarakat Ngawi tetap terjaga,” ujar Direktur dalam pidatonya.

Selain sesi khidmat, acara Halal Bihalal kali ini terasa lebih berwarna dengan adanya sesi Panggung Religi. Mahasiswa turut ambil bagian dalam melantunkan lagu-lagu Islami dan selawat yang menyejukkan hati. Penampilan akustik religi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat suasana kekeluargaan yang religius di lingkungan kampus.

Kegiatan kemudian ditutup dengan momen yang paling  dinantikan, yaitu Ramah Tamah dan Makan Bersama. Seluruh civitas akademika berkumpul menikmati hidangan khas Lebaran yang telah disediakan. Di sela-sela santap siang, canda tawa dan obrolan santai antar dosen serta mahasiswa memecah sekat formalitas, menciptakan ikatan emosional yang lebih kuat untuk bekerja sama di semester mendatang.

Zakat di Kampus: Wujudkan Kepedulian, Sucikan Hati di Lingkungan Akper Pemkab Ngawi

Oleh: Divisi Kerohanian BEM Akper Pemkab Ngawi

Sebagai calon tenaga kesehatan  yang profesional dan berakhlak mulia, kepedulian sosial  adalah bagian tak terpisahkan dari jati diri kita. Islam telah mengatur salah satu instrumen paling ampuh untuk membantu sesama sekaligus  menyucikan diri, yaitu Zakat.

Di lingkungan Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Ngawi, semangat berbagi ini diwadahi oleh BEM melalui Divisi Kerohanian. Zakat bukan sekadar menggugurkan kewajiban agama,  melainkan wujud nyata dari nilai kemanusiaan  yang kita pelajari setiap hari di bangku kuliah.

Mengapa Berzakat Melalui BEM Kerohanian?

Menyalurkan zakat, infaq, maupun sedekah melalui organisasi mahasiswa di kampus memiliki makna strategis:

1.  Sinergi Profesional: BEM Kerohanian bekerja sama dengan lembaga amil zakat terpercaya seperti LMI (Lembaga Manajemen Infaq) untuk memastikan setiap rupiah yang terkumpul dikelola secara profesional dan transparan.

2.  Dampak Lokal: Prioritas penyaluran diarahkan kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan kampus Jl. Dr. Wahidin, panti asuhan mitra, serta masyarakat Ngawi yang membutuhkan bantuan kesehatan dan pangan.

3.  Membangun Karakter Perawat: Melalui program seperti Bakti Sosial Ramadhan, mahasiswa belajar  untuk tidak hanya terampil secara medis, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap kondisi sosial pasien dan lingkungan.

Program Unggulan Kami

Setiap tahunnya, Divisi Kerohanian menginisiasi berbagai program filantropi, di antaranya:

•   Zakat Fitrah Kolektif: Memfasilitasi mahasiswa dan dosen di akhir bulan Ramadhan.

•   Tebar Sembako & Santunan: Penyaluran hasil zakat  dan infaq dalam bentuk paket kebutuhan pokok untuk kaum dhuafa.

Mari Berkontribusi!

Harta yang kita keluarkan untuk zakat tidak akan pernah berkurang, melainkan tumbuh menjadi keberkahan bagi pemiliknya dan harapan bagi penerimanya. Sedikit dari kita, berarti besar bagi mereka.

Bagi rekan-rekan mahasiswa, staf, maupun dosen yang ingin menunaikan kewajiban zakat atau berbagi melalui infaq, silakan menghubungi pengurus Divisi Kerohanian BEM di ruang organisasi atau melalui kanal komunikasi resmi kami.

Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Mari jadikan kampus kita bukan hanya tempat menuntut ilmu, tapi juga tempat berseminya amal jariyah.

Akper Pemkab Ngawi: Profesional, Berakhlak, Peduli.

Menebar Berkah di Bulan Suci Aksi Nyata Berbagi 375 Box Takjil untuk Sesama

Ngawi 15 Maret 2025,Bulan Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Semangat inilah yang melatarbelakangi kegiatan berbagi takjil gratis yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Akper Ngawi pada pukul 17.00 sore.

Dalam aksi sosial ini, sebanyak 375 box takjil disalurkan kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, pengemudi ojek online, serta pejalan kaki yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

Kegiatan yang berlokasi di Lampu merah perempatan siliwangi ini dimulai sejak pukul 17.00 WIB. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana ratusan paket habis tersalurkan dalam waktu kurang dari satu jam.

 Hamas selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa angka 375 box ini merupakan hasil donasi kolektif dari para anggota dan donatur yang ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh rahmat ini.

“Tujuan utama kami adalah untuk membantu sesama, terutama mereka yang mungkin belum sempat sampai di rumah saat azan magrib berkumandang. Meskipun sederhana, kami berharap 375 box takjil ini dapat memberikan kemudahan bagi mereka untuk menyegerakan berbuka puasa”

Paket takjil yang dibagikan berisi menu yang menyegarkan dan bergizi, Dalam ajaran Islam, memberi makan orang yang berpuasa memiliki keutamaan pahala yang besar, setara dengan orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.

Selain nilai ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Fenomena “war takjil” yang sempat viral belakangan ini justru menambah kemeriahan suasana, di mana semua golongan masyarakat bersatu dalam kegembiraan menyambut waktu berbuka.

Pondok Ramadhan Tahun 1447 Hijriyah Untuk Memperkuat Keimanan Dan Integritas Moral

Bulan suci Ramadhan bukan sekadar momen untuk menahan lapar dan haus, melainkan kesempatan emas untuk memperkuat spiritualitas dan integritas moral. Semangat inilah yang diusung oleh Akper Pemkab Ngawi melalui penyelenggaraan Pondok Ramadhan pada tanggal 10 Maret tahun 2026,sebuah agenda tahunan yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan nilai-nilai religius di tengah kesibukan akademik keperawatan.

Kegiatan yang mengusung tema ” Optimalkan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan untuk mencetak Generasi Berkarakter Islami    ini dirancang sebagai wadah bagi para mahasiswa untuk memperdalam ilmu agama di tengah kesibukan praktik dan perkuliahan.Kegiatan yang rutin dikoordinasikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini bertujuan untuk menciptakan calon tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki empati dan akhlak yang mulia. Kegiatan Pondok Ramadhan juga diisi oleh ceramah yang menjelaskan tentang hikmah bulan ramadhan dan ibadah puasa di sebagai pensucian diri dan pembersih hati.

Dari materi diatas dapat kita simpulkan bahwa Keunggulan Puasa dan Ketaatan Salat meliputi:

1. Melalui puasa, kita belajar menahan keinginan sesaat demi tujuan yang lebih besar, yang memperkuat ketahanan mental dan kesabaran.

2. Taat dalam melaksanakan salat memiliki dampak sosial dan personal yang nyata. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, salat yang didirikan dengan benar dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Ini adalah bentuk “pembersihan diri” harian agar perilaku kita tetap terjaga.

Mengintegrasikan Ilmu Keperawatan dan Nilai Spiritual

Pondok Ramadhan di Akper Ngawi memiliki keunikan tersendiri karena sering kali mengintegrasikan aspek spiritual dengan pengabdian masyarakat. Beberapa agenda utama dalam kegiatan ini biasanya meliputi:

  • Kajian Keislaman & Buka Bersama: Mahasiswa mengikuti materi keagamaan yang relevan dengan etika profesi kesehatan, dilanjutkan dengan buka puasa bersama untuk mempererat tali silaturahmi antarangkatan dan dosen.
  • Tadarus dan Ibadah Berjamaah: Mengisi waktu luang di sela kegiatan dengan memperbanyak interaksi terhadap kitab suci Al-Qur’an.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah Menuju Lulusan yang Unggul

Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi yang telah berdiri sejak tahun 1998 terus berkomitmen mencetak lulusan yang disiplin dan jujur. Kegiatan seperti Pondok Ramadhan ini menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan visi tersebut, memastikan bahwa setiap lulusannya siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati di bawah naungan nilai-nilai religius.

SINERGI AKPER PEMKAB NGAWI DAN LMI: BEM MAHASISWA HADIRKAN BAKTI SOSIAL RAMADHAN 1447 H UNTUK MASYARAKAT

Ngawi, 08 Maret 2026, Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Akademi Keperawatan (AKPER) Pemerintah Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Sidolaju, Ngawi ini menghadirkan berbagai aksi sosial seperti sembako murah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyaluran bantuan bagi korban bencana di Sumatra.

Sejak pagi hari, masyarakat mulai memadati lokasi kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Kehadiran mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) AKPER Ngawi, dosen, serta tenaga kependidikan memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dengan mengenakan seragam praktik, para mahasiswa tampak antusias melayani masyarakat dalam berbagai pemeriksaan kesehatan.

Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang meliputi:

  • Pemeriksaan tekanan darah
  • Pemeriksaan kadar gula darah
  • Pemeriksaan kolesterol
  • Konsultasi kesehatan
  • Pemberian obat sesuai kebutuhan

Layanan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, mahasiswa juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pola makan sehat saat berpuasa, pencegahan penyakit tidak menular, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kolaborasi Sosial AKPER dan LMI

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga sosial kemanusiaan. LMI turut berperan dalam penyediaan bantuan sosial berupa sembako murah yang sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di wilayah Desa Sidolaju.

Tidak hanya itu, sebagian bantuan yang dihimpun juga ditujukan untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatra, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan kepada saudara-saudara yang terdampak musibah.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersama-sama menebarkan kebaikan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa Keperawatan

Bagi mahasiswa AKPER Ngawi, kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk mengaplikasikan ilmu keperawatan secara langsung di masyarakat. Mahasiswa berlatih melakukan asesmen kesehatan, memberikan edukasi, hingga melakukan tindakan sederhana sesuai dengan kompetensi keperawatan komunitas.

Pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kemampuan critical thinking dan keterampilan praktik mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi kesehatan masyarakat.

Perwakilan BEM AKPER Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami merasa bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial Ramadhan 1447 H ini. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan,” ungkapnya.

Membangun Kepedulian dan Kesehatan Masyarakat

Di tengah berbagai tantangan kesehatan dan ekonomi masyarakat saat ini, kegiatan bakti sosial ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar berkat kerja sama yang solid antara panitia, mahasiswa, dosen, serta dukungan dari berbagai pihak.

Melalui kegiatan ini, AKPER Pemkab Ngawi berharap tradisi bakti sosial di bulan Ramadhan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga dapat menumbuhkan nilai kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Sinergi antara mahasiswa, lembaga pendidikan, lembaga sosial, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, peduli, dan berdaya saing di masa depan.

BEM Akper Ngawi Berpartisipasi dalam Pemeriksaan Kesehatan Calon Duta Genre Kabupaten Ngawi

(Ngawi, 16 Februari 2026) – Dalam rangkaian seleksi Duta Generasi Berencana (Duta Genre) Kabupaten Ngawi tahun 2026, telah dilaksanakan tes kesehatan pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan finalis yang tidak hanya unggul dalam intelektual dan kemampuan public speaking, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang sehat dan prima.

Tes kesehatan diikuti oleh seluruh peserta yang telah lolos tahap administrasi dan seleksi awal. Sejak pagi hari, para peserta hadir dengan penuh semangat dan antusiasme, mengenakan pakaian rapi serta membawa persyaratan yang telah ditentukan panitia. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan kondusif, dengan tetap memperhatikan kenyamanan serta privasi masing-masing peserta selama proses pemeriksaan berlangsung.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, lingkar lengan atas (LILA), tinggi badan, berat badan, serta wawancara singkat mengenai riwayat penyakit dan alergi bawaan. Selain itu, dilakukan skrining kesehatan umum guna memastikan tidak adanya kondisi medis tertentu yang dapat menghambat aktivitas peserta selama masa karantina maupun saat menjalankan tugas sebagai Duta Genre nantinya.

Pelaksanaan tes kesehatan ini merupakan bentuk kerja sama antara panitia Duta Genre Kabupaten Ngawi dengan BEM Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Ngawi. Pihak Duta Genre secara resmi mengajak BEM Akper Ngawi untuk turut membantu dalam proses pemeriksaan kesehatan calon peserta. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi positif antara program pembinaan generasi muda dengan institusi pendidikan kesehatan di Kabupaten Ngawi.

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Akper Ngawi berperan aktif dalam membantu proses pemeriksaan, mulai dari pengukuran tekanan darah, LILA, tinggi dan berat badan, hingga pendataan hasil pemeriksaan peserta. Keterlibatan ini tidak hanya menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga menjadi pengalaman praktik yang berharga dalam mengaplikasikan keterampilan klinis dasar serta komunikasi efektif kepada peserta.

Ketua panitia Duta Genre Kabupaten Ngawi menyampaikan apresiasi atas partisipasi BEM Akper Ngawi dalam kegiatan ini.

 “Kami sangat berterima kasih atas kesediaan BEM Akper Ngawi yang telah membantu proses pemeriksaan kesehatan. Kolaborasi ini sangat membantu kelancaran kegiatan dan memastikan seluruh peserta dapat terdata dengan baik,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan BEM Akper Ngawi juga menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian serta implementasi ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan. “Kami merasa bangga dapat berkontribusi dalam seleksi Duta Genre Kabupaten Ngawi. Semoga melalui pemeriksaan ini, para finalis benar-benar siap secara fisik dan mampu menjadi role model remaja yang sehat dan inspiratif,” ungkapnya.

Seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan ketelitian. Dengan kerja sama yang solid antara panitia dan BEM Akper Ngawi, kegiatan tes kesehatan berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon Duta Genre Kabupaten Ngawi tidak hanya siap secara intelektual dan kepribadian, tetapi juga dalam kondisi kesehatan yang optimal. Sinergi antara generasi muda dan mahasiswa kesehatan ini diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan positif lainnya demi mewujudkan generasi yang sehat, berencana, dan berdaya saing di masa depan.

MENELADANI SPIRIT ISRA MI’RAJ DALAM MENINGKATKAN KEIMANAN DAN KARAKTER MAHASISWA KEPERAWATAN YANG PROFESIONAL DAN BERAKHLAK MULIA

Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Institusi Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan yang khidmat pada tanggal 22 januari 2026. Acara ini dihadiri oleh Bapak ibu Dosen, Staf, serta Mahasiswa Keperawatan dengan tujuan memperkuat nilai spiritualitas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Diawali Dengan Tadarus Bersama    

Kegiatan dimulai dengan sesi Tadarus Al-Qur’an. Seluruh peserta yang hadir bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci sebagai bentuk syukur dan permohonan keberkahan bagi institusi. Tadarus ini menjadi sarana untuk menenangkan jiwa sebelum memulai rangkaian acara utama, sekaligus mengingatkan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjalankan profesi yang mulia. Pembacaan ayat suci merupakan elemen penting untuk mempererat hubungan spiritual antar Mahasiswa di lingkungan kerja.

Acara selanjutnya adalah Melantunkan Ayat Suci Al-Qur’an

Melantunkan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah satu Mahasiswa dari Akper Pemkab Ngawi yaitu Sofyan Dawod.Membaca ayat suci Al-Qur;an saat peringatan Isra Mi’raj itu bukan sekadar pengisi acara, tapi punya makna dan tujuan yang dalam.

Beberapa tujuannya antara lain:

1. Mengagungkan dan mendekatkan diri kepada Allah
Isra Mi’raj adalah peristiwa agung. Membaca Al-Qur’an menjadi bentuk ibadah dan pengagungan kepada Allah SWT.

2. Mendapat pahala
Setiap huruf Al-Qur’an bernilai pahala, apalagi dibaca dalam momen peringatan hari besar Islam.

3. Sebagai syiar Islam
Lantunan Al-Qur’an menjadi dakwah yang lembut, mengajak umat untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan ajarannya.

Jadi intinya, melantunkan ayat suci Al-Qur’an saat Isra Mi’raj itu agar acara bernilai ibadah, penuh makna, dan membawa keberkahan.

Lalu dilanjutkan Acara Inti Yaitu Ceramah Oleh Ustadz YUSUF HELMI AHMAD

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang mengusung tema “Tema yang Diangkat yaitu ’’Meneladani Spirit Isra Mi’raj dalam Meningkatkan Keimanan dan Karakter Mahasiswa Keperawatan yang Profesional dan Berakhlak Mulia’’

Dalam tausiyahnya, pembicara menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol ketangguhan dan kasih sayang dalam melayani sesama.

Beberapa poin penting yang menjadi sorotan bagi tenaga kesehatan adalah:

1. Empati dan Ketulusan: Sebagaimana Nabi Muhammad SAW yang dihibur oleh Allah melalui Isra Miraj setelah melewati masa kesedihan (Amul Huzn), perawat diharapkan memiliki empati tinggi terhadap pasien yang sedang berada dalam masa sulit.

2. Ketaatan dan Tanggung Jawab: Perintah shalat lima waktu yang dibawa Nabi dari peristiwa ini mengajarkan tentang kedisiplinan dan komunikasi intens kepada Sang Pencipta. Bagi perawat, ini diimplementasikan melalui tanggung jawab penuh dalam menjaga kualitas asuhan keperawatan dan berkomunikasi baik dengan pasien.

3. Etika Pelayanan Dan Berkah Akhirat: Profesi perawat yang berorientasi pada keselamatan jiwa manusia mencerminkan ketaatan kepada Allah, sejalan dengan nilai-nilai yang dipetik dari hikmah pelayanan kesehatan.

Penutup

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh peserta isra mi’raj senantiasa diberikan kekuatan serta kesabaran dalam mengabdi. Melalui peringatan ini, diharapkan setiap langkah pelayanan yang diberikan bukan hanya sekadar tugas profesional, tetapi juga menjadi ladang ibadah yang berlandaskan pada akhlak mulia Rasulullah SAW.

Akper Pemkab Ngawi Berkomitmen pada Keselamatan Mahasiswa melalui Vaksinasi Hepatitis

Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi (Akper Pemkab Ngawi) menunjukkan komitmen nyata dalam menjamin keselamatan dan kesehatan mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional melalui pelaksanaan vaksinasi Hepatitis. Kegiatan ini merupakan langkah preventif penting dalam menghadapi risiko paparan penyakit infeksi yang berpotensi terjadi selama proses pendidikan, khususnya saat mahasiswa menjalani praktik laboratorium dan praktik klinik di fasilitas pelayanan kesehatan.

Hepatitis merupakan penyakit infeksi yang menyerang organ hati dan dapat menular melalui darah serta cairan tubuh. Mahasiswa keperawatan termasuk dalam kelompok berisiko karena keterlibatan langsung mereka dalam berbagai tindakan keperawatan. Oleh karena itu, pemberian vaksin Hepatitis menjadi upaya perlindungan dini yang sangat penting sebelum mahasiswa terjun langsung ke lingkungan praktik klinik. Pelaksanaan vaksinasi Hepatitis di Akper Pemkab Ngawi merupakan bagian dari program kesehatan dan keselamatan mahasiswa yang direncanakan secara sistematis.

Rangkaian kegiatan vaksinasi dilaksanakan dalam rentang waktu 7 September hingga 26 Desember 2025 dan diikuti oleh 61 mahasiswa yang dipersiapkan untuk praktik klinik. Sebelum pemberian vaksin, seluruh peserta menjalani pemeriksaan laboratorium HBsAg sebagai tahap skrining awal. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan mahasiswa serta menjamin bahwa vaksinasi diberikan secara tepat dan aman.

Pemberian vaksin Hepatitis B dilakukan sebanyak tiga dosis sesuai standar pelayanan kesehatan. Dosis pertama diberikan pada 17 Oktober 2025, dosis kedua pada 24 November 2025, dan dosis ketiga pada 26 Desember 2025. Seluruh proses vaksinasi dilaksanakan dengan pendampingan tenaga kesehatan profesional guna menjamin keamanan, kenyamanan, serta mutu pelayanan kesehatan yang optimal.

Direktur Akper Pemkab Ngawi menegaskan bahwa” kegiatan vaksinasi ini merupakan wujud tanggung jawab institusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat. Mahasiswa dipandang sebagai aset masa depan pelayanan kesehatan, sehingga perlindungan terhadap risiko penyakit menular menjadi prioritas utama. Melalui vaksinasi Hepatitis, mahasiswa diharapkan lebih siap dan terlindungi saat menjalani praktik klinik.”

Selain memberikan perlindungan kesehatan, kegiatan vaksinasi ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi mahasiswa. Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi, pencegahan penyakit menular, serta penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di bidang keperawatan. Hal ini sejalan dengan visi Akper Pemkab Ngawi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan diri serta pasien.

Melalui kegiatan vaksinasi Hepatitis ini, Akper Pemkab Ngawi menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan keperawatan yang mengedepankan mutu, keselamatan, dan profesionalisme. Diharapkan, program ini dapat mendukung terwujudnya lulusan keperawatan yang sehat, siap praktik, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas kepada masyarakat untuk terus mengembangkan berbagai program promotif dan preventif lainnya sebagai upaya menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan mendukung peningkatan mutu pendidikan keperawatan secara berkelanjutan.