WEBINAR SMART BERMEDSOS BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN

Di era digital saat ini, media sosial tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga mencerminkan profesionalitas seseorang, termasuk bagi calon tenaga kesehatan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi menyelenggarakan webinar bertajuk *“Smart Bermedsos bagi Mahasiswa Keperawatan”* pada Jumat, 7 November 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan dua narasumber dari kalangan mahasiswa tingkat II, yaitu *Angga Putra N.* dan *Zahwa Septya C.A.* Webinar ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Akper Pemkab Ngawi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya etika digital dan profesionalisme dalam penggunaan media sosial.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan harus memahami bahwa aktivitas di media sosial dapat berdampak pada citra profesi maupun institusi. “Sebagai perawat, kita terikat pada kode etik profesi. Apa yang kita unggah di media sosial dapat memengaruhi kepercayaan pasien serta citra institusi,” ujar salah satu narasumber saat menyampaikan materi.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga batas antara kehidupan pribadi dan profesional di dunia maya. Mahasiswa juga diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan pasien sebagai bagian dari tanggung jawab profesi. Informasi terkait kondisi pasien, termasuk foto, video, maupun hasil pemeriksaan medis, tidak boleh dibagikan di media sosial meskipun tanpa mencantumkan identitas pasien. Pelanggaran terhadap prinsip kerahasiaan ini tidak hanya berdampak secara etika, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi akademik maupun hukum.

Selain itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk membangun personal branding yang positif. Mahasiswa didorong untuk menggunakan platform digital sebagai media berbagi kegiatan akademik, pengalaman belajar, maupun edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan cara tersebut, media sosial tidak hanya menjadi ruang ekspresi pribadi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan diri dan kontribusi edukatif bagi publik.

Dalam webinar tersebut juga disampaikan pentingnya sikap bijak dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Mahasiswa diharapkan tidak mudah membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa informasi yang disebarkan berasal dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Di sisi lain, etika komunikasi di ruang digital juga menjadi perhatian penting. Mahasiswa diingatkan untuk selalu menggunakan bahasa yang santun dalam berdiskusi di media sosial serta menghindari konflik digital yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. Mengeluhkan dosen, tempat praktik, atau beban akademik di media sosial juga dinilai dapat mencerminkan sikap yang kurang profesional.

Meskipun demikian, media sosial tetap memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Platform digital dapat menjadi sarana untuk membangun jejaring dengan mahasiswa keperawatan maupun tenaga kesehatan dari berbagai daerah. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengikuti akun resmi organisasi kesehatan seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) atau Kementerian Kesehatan untuk memperoleh informasi dan perkembangan ilmu kesehatan terbaru.

Melalui kegiatan webinar ini, BEM Akper Pemkab Ngawi berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi keperawatan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mampu membangun citra diri yang positif, tetapi juga turut menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi perawat dan institusi pendidikan.

Mahasiswa Akper Pemkab Ngawi Ikuti Pelatihan Bela Negara di Yon Armed 12

Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan memperkuat karakter kebangsaan, Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Pelatihan Bela Negara dengan tema “Peran Mahasiswa Akper sebagai Generasi Muda dalam Menguatkan Ketahanan Kesehatan Bangsa.”
Kegiatan ini berlangsung pada 1–3 November 2025 di Batalyon Armed 12 Ngawi dan diikuti oleh 80 mahasiswa tingkat I dan II.

Selama tiga hari pelatihan, para mahasiswa mendapatkan pembinaan langsung dari jajaran TNI Yon Armed 12. Materi yang diberikan meliputi latihan kedisiplinan, pembentukan karakter, peningkatan wawasan kebangsaan, serta kegiatan fisik dan mental untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sosial. Mahasiswa juga dilatih mengenai kerja sama tim, kepemimpinan, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan di dunia kesehatan.

Direktur Akper Pemkab Ngawi, Edy Prawoto, M.Kep menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat bela negara dan nilai kebangsaan yang kuat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air kepada mahasiswa. Sebagai calon tenaga kesehatan, mereka memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan bangsa, terutama di bidang kesehatan,” ujarnya.

Pelatihan ini juga menjadi wujud nyata penerapan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Nilai-nilai bela negara diintegrasikan dengan visi Program Studi D3 Keperawatan Akper Pemkab Ngawi, yaitu “Menjadi program studi D3 Keperawatan yang menghasilkan perawat vokasi yang berakhlak mulia, kompeten, dan unggul di bidang homecare serta mampu bersaing secara nasional dan berwawasan global.”

Sementara itu, perwakilan Yon Armed 12 menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa selama mengikuti kegiatan.

“Kami bangga melihat antusiasme mahasiswa Akper Pemkab Ngawi. Disiplin, kerja sama, dan semangat kebersamaan yang mereka tunjukkan menjadi modal penting dalam membangun karakter kebangsaan,” ungkap salah satu instruktur pelatihan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam memperkuat ketahanan kesehatan bangsa dan menjaga nama baik profesi keperawatan di tingkat nasional maupun global.

Dies Natalis Ke-27 Akper Pemkab Ngawi

Ngawi Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar perayaan Dies Natalis ke-27 dengan penuh semangat dan kebersamaan pada pagi hari yang cerah. Rangkaian acara dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Direktur Bapak Edy Prawoto, M.Kep. Diikuti oleh pengurus Yayasan Kesehatan Ketonggo dan seluruh civitas akademika Akper Pemkab Ngawi.

Dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur, apel pagi tersebut menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Akper Pemkab Ngawi dalam mencetak tenaga kesehatan professional, humanis, dan berintegritas. Sebagai simbol ungkapan syukur, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi potong tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Yayasan yang diserahkan kepada Direktur. Momen ini menggambarkan rasa syukur serta harapan agar Akper Pemkab Ngawi terus berkembang dan berkontribusi bagi dunia kesehatan.

Setelah apel selesai, seluruh peserta melanjutkan kegiatan fun walk atau jalan santai yang mengambil rute dimulai dari Kampus Akper menuju sekitaran alun-alun Kabupatan Ngawi dan kembali lagi ke Kampus Akper sebagai garis finish. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dan kebugaran, tetapi juga menunjukkan eksistensi Akper Pemkab Ngawi kepada masyarakat sebagai institusi yang berkontribusi secara nyata khususnya dalam dunia kesehatan.

Tidak hanya fun walk, acara Dies Natalis kemudian dilanjutkan bazar makanan gratis yang memanjakan para peserta. Hidangan beragam seperti bakso, soto, gorengan, dan es teh disajikan untuk dinikmati oleh semua yang hadir. Perayaan Dies Natalis ke-27 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan dedikasi, dan terus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Akper Pemkab Ngawi.

Harapan besar mengiringi peringatan Dies Natalis ke-27 ini. Semoga Akper Pemkab Ngawi terus berkembang dan segera bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), lembaga pendidikan kesehatan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.