Senin 2 September menjadi hari yang berbahagia bagi mahasiswa baru Akper Pemkab Ngawi. Pada hari itu, sejumlah 85 mahasiswa baru angkatan tahun 2019 mengikuti kegiatan pengenalan program studi. Sejumlah 75 mahasiswi dan sepuluh mahasiswa mengikuti upacara pembukaan kegiatan. Dipimpin oleh direktur Akper Ibu Siti Maimunah, SKep.Ns, MKes. upacara berjalan khidmad.
Gambar 1. Perwakilan Mahasiswa dan Mahasiswa dikukuhkan dalam acara PSM-2019
Perwakilan Mahasiswa dan Mahasiswa nampak khidmad sewaktu dikukuhkan oleh Ibu direktur menjadi keluarga besar Akper Pemkab Ngawi. Kegiatan diakhiri dengan pelepasan merpati oleh jajaran pimpinan Akper Pemkab Ngawi.
Gambar 3. Pelepasan Merpati oleh Jajaran Pimpinan Akper Pemkab Ngawi
Ngawi, 13 Oktober 2018 marupakan hari yang membuat euforia tentang wisuda Akper Pemkab Ngawi angkatan XVII terhenti sesaat, rasa bahagia lulus dari sekolah perawat ternyata masih harus ditunda demi lulusnya uji kompetensi. Disadari atau tidak disadari uji kompetensi bisa menjadi momok bagi lulusan baru, karena tidak jarang ada yang harus mengulang karena nilai yang didapat masih dibawah standart. Uji kompetensi tidak ada remidi, tetapi harus mengikuti lagi diperiode berikutnya.
Berbagai macam usaha seperti bimbingan bedah soal dari kampus, mengikuti try out ukom, mempelajari berbagai bentuk soal telah dilakukan demi lulus uji kompetensi. Soal yang disediakan dalam uji kompetensi sebanyak 180 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 3 jam, untuk itu para alumni perlu berlatih agar bisa memanfaatkan waktu secara efektif dan juga efisien.
“Kompeten” merupakan kata yang paling dinantikan para Alumni saat pengumuman. Bagaimana tidak? walaupun sudah dinyatakan lulus dan diwisuda alumni Akper Pemkab Ngawi terhalang untuk melamar kerja tanpa lulus ukom dan memiliki STR. Jujur sebenarnya tidak mudah bagi lulusan perguruan tinggi perawat tanpa STR, mengapa demikian? Bayangkan saja setiap ada info lowongan pekerjaan perawat disana selalu mencantumkan STR sebagai salah satu syarat dari lamaran, disaat itu pula para alumni hanya bisa sebagai penonton sambil mempertanyakan nasib selanjutnya.
Setelah kurang lebih satu bulan setengah, akhirnya hasil ukom diumumkan pada tanggal 27 November 2018. Menurut SK No. 580/PUK-Nas/XI/2018 Akper Pemkab Ngawi dinyatakan Lulus Uji Kompetensi 100 %. Hal ini tentunya menjadi kabar bahagia bagi seluruh seluruh civitas akademika Akper Pemkab Ngawi terutama para Alumni Angkatan XVII. Dian Ayu K salah satu peserta Ukom menuturkan “Kabar ini adalah berita bahagia yang dinantikan semua alumni, saya merasa sangat senang dan bangga karna kita Alumni Akper Pemkab Ngawi Angkatan XVII Lulus Ukom 100%. Ini berarti kita telah menyelesaikan satu langkah lagi untuk mulai berjuang dikehidupan nyata yang sebenarnya. Rasa terima kasih saya ucapkan kepada seluruh dosen yang telah meluangkan waktu demi membimbing persiapan ukom ini, inilah persembahan terakhir kami para alumni angkatan XVII kepada institusi. Sekali lagi, terima kasih Bapak Ibu Dosen.“
Ucapan terima kasih dari alumni kepada dosen terus bermunculan, hal ini terlihat dalam group WA angkatan. Tampak rasa kebahagiaan dan bangga tergambar dalam setiap pesan. Ibu Rini Komalawati Selaku PUDIR I mengucapkan rasa syukurnya atas keberhasilan anak didik Akper Pemkab Ngawi “Alhamdulillah,Wasyukurillah. Semua lulus semoga barokah untuk kalian.” Tutur Pudir I Akper Pemkab Ngawi. Rasa bangga juga diucapakan oleh Roudhatun Nisak selaku salah satu Dosen Pembimbing “Luar Biasa, kami bangga dengan kalian”.
Ibu Siti Maimunah selaku Direktur Akper Pemkab Ngawi turut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya terhadap para Alumni Akper Ngawi angkatan XVII. “ Alhamdulillah tahun ini kami dapat mencapai target untuk lulus 100% dan yang paling membanggakan pada tahun ini adalah kami dapat menduduki posisi lima 5 besar dalam 10 PT tertinggi lulusan ukom perawat III/2018, mungkin keberhasilan tahun ini dapat dicapai karena Akper Pemkab Ngawi lebih menekankan dalam hal praktikum karena menurut informasi tahun ini soal ukom lebih banyak dalam hal SOP” ungkap Direktur Akper Pemkab Ngawi.
Ibu Siti Maimunah, S.Kep., Ns., M.Kes (Direktur Akper Pemkab Ngawi)Akper Pemkab Ngawi menduduki peringkat ke-5 se Indonesia
Difteri merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae yang sangat mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Menurut informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Kematian pada kasus difteri terjadi 5-10% pada penderita, hal ini diakibat obstruksi larings atau miokarditis akibat aktivasi eksotoksin.
Difteri menular melalui droplet dan penularan dapat terjadi tidak hanya dari penderita saja, namun juga dari karier (pembawa) baik anak maupun dewasa yang tampak sehat kepada orang-orang di sekitarnya.
Mengingat pentingnya mencegah penyebaran virus difteri, Akper Pemkab Ngawi menggandeng Puskesmas Ngawi menyelenggarakan Pemberian imunisasi. Selain sebagai upaya pencegahan virus difteri, kegiatan ini untuk mendukung kampanye Pemerintah terhadap Outbreak Response Immunization (ORI).
Ngawi, 10 November Akper Pemkab Ngawi mengikuti kegiatan pameran pelayanan kesehatan dalam rangka memperingati HKN ke 54. Dengan mengusung tema “BESAN (Be Smart Nursing Entrepenur)”. Dalam expo kali ini dipamerkan hasil karya mahasiswa/i dan hasil penelitian dari pada Bapak/Ibu Dosen Akper Pemkab Ngawi. Sesuai dengan tema yang diusung Expo Akper Pemkab Ngawi menjual produk seperti SPIDALUJI, ES KRIMINAL, TEH RAMBUT JAGUNG, NARIYADA, KACAMATA FOTO TERAPI, COKLAT KELOR, ROLADE BROKOLI. Dalam memperingari HKN ke 54 ini Akper Pemkab Ngawi ingin terus menerus berinovasi dalam melakukan penelitian dan menghasilkan produk-produk kesehatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Bersama Bapak Bupati Ngawi di Stand AKPER PEMKAB NGAWISaat mahasiswa memperkanalkan produk kepada pengunjung
Seperti institusi pendidikan lainya Akper Pemkab Ngawi memiliki kegiatan untuk mengorientasi mahasiswa baru yang disebut Pengenalan Program Studi Mahasiswa Baru (PPSM). Sesuai dengan nama kegiatan isi dari PPSM adalah pemberian mata kuliah dan juga kegiatan lain seperti bakti sosial dan prosesi siraman yang menjadi ceremonial khas bagi mahasiswa baru. Kuliah diberikan oleh dosen dan juga dilakukan oleh Bupati kabupaten Ngawi Ir Budi Sulistiyono.
Selain pengenalan program studi, mahasiswa juga diwajibkan untuk meengikuti Bela negara yang dilaksanakan di Batalyon Armed 12 Kabupaten ngawi. Bela negara diadakan dengan tujuan agar semua mahasiswa Akper Pemkab Ngawi memiliki kesiapan diri dalam hal membela negara, jika dibutuhkan. Selain untuk kepentingan negara Akper Pemkab Ngawi berharap kegiatan Bela Negara menjadi sarana penempaan mahasiswanya agar memiliki mental yang kuat , menjadi individu tangguh, serta memiliki disiplin dan tanggungjawab.
Berikut merupakan beberapa dokumentasi dalam acara PPSM dan Bela Negara
Untuk memperingati HUT RI yang ke 73 Akper Pemkab Ngawi ikut serta dalam kegitan pawai pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Ngawi. Dengan semangat berkebudayaan dan semangat untuk menyuarakkan 4 prioritas bidang kesehatan maka Akper Pemkab Ngawi mengeluarkan 2 mobil hias dengan masing masing mobil membawa tema budaya dan mobil lainnya tema prioritas kesehatan. Berikut beberapa dokumentasi kegiatan pawai pembangunan.
Salah satu bentuk untuk mempererat hubungan Akper Pemkab ngawi dengan institusi lain dan sebagai ajang unjuk gigi kemampuan lain mahasiswanya, akper pemkab ngawi berpartisipasi dalam pekan olahraga dan seni kesehatan sejawatimur yang tahun ini dilakukan di UNIVERSITAS KADIRI kediri. Walau tak banyak juara yang bisa di bawa, tetapi mahasiswa tetap semangat dan yakin dapat memberikan prestasi lebih di tahun depan. Berikut merupakan beberapa dokumentasi saat kegiatan.
Dalam hari kartini kemarin Akper Ngawi memiliki cara khusus untuk memperingatinya. Ada serangkaian kegiatan yang disiapkan untuk acara tersebut , antara lain
Akper Pemkab Ngawi adalah institusi yang sudah cukup lama berdiri, terhitung pada 23 oktober 2017 adalah diesnatalis yang ke 19. Untuk mengenang pendirian Akper Pemkab Ngawi maka BEM membuat acara peringatan. Dalam peringatan tersebut terdapat tiga kegitan utama yaitu Lomba penyuluhan tingkat SMA Sederajat, lomba antar mahasiswa, dosen serta karyawan Akper Pemkab Ngawi,dan malam Puncak peringatan diesnatalis . berikut merupakan dokumentasi dari masing-masing acara:
Assalamualaikum Wr.Wb,Selamat malam, Salam sejahtera untuk kita semua
Pada kesempatan kali ini akan diberitahukan mengenai beberapa kegiatan yang akan dilalui selama masa pra kuliah di Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi. Adapun jadwal pra kuliah antara lain:
No
Nama Jenis Kegiatan
Tanggal Pelaksanaan
1.
Pembekalan PPSM dan Bela Negara 2018
20 Agustus 2018
2.
PPSM 2018
27 – 29 Agustus 2018
3.
Bela Negara 2018
30 Agustus – 01 September 2018
4.
Perkuliahan Mahasiswa Baru
03 September 2018
5.
Malam Inaugurasi
07 September 2018
Kemudian mengenai jadwal kegiatan PPSM 2018 dapat di download pada link berikut guna dipelajari dan dicermati untuk kemudian dipatuhi saat acara berlangsung