{"id":483,"date":"2025-12-23T14:11:34","date_gmt":"2025-12-23T07:11:34","guid":{"rendered":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/?p=483"},"modified":"2025-12-23T14:11:35","modified_gmt":"2025-12-23T07:11:35","slug":"peningkatan-kompetensi-klinis-mahasiswa-melalui-pelatihan-khitan-konvensional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/2025\/12\/23\/peningkatan-kompetensi-klinis-mahasiswa-melalui-pelatihan-khitan-konvensional\/","title":{"rendered":"Peningkatan Kompetensi Klinis Mahasiswa Melalui Pelatihan Khitan Konvensional"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"586\" height=\"331\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/image-11.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-484\" style=\"width:522px;height:auto\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sebagai institusi pendidikan kesehatan, peningkatan kompetensi teknis mahasiswa merupakan hal yang sangat krusial. Salah satu keterampilan klinis yang penting untuk dikuasai adalah prosedur sirkumsisi atau khitan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan intensif yang menggabungkan pemahaman teori dan aspek legal guna mencetak tenaga kesehatan yang profesional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Pelaksanaan Kegiatan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Akper Pemkab Ngawi menyelenggarakan acara Pelatihan Khitan Konvensional pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode hybrid (kombinasi tatap muka dan daring melalui Zoom) untuk memastikan jangkauan materi yang luas namun tetap interaktif.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"516\" height=\"363\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/image-12.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-485\" style=\"width:482px;height:auto\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Acara dimulai dengan registrasi peserta dan pelaksanaan pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal mahasiswa terkait prosedur khitan. Setelah itu, rangkaian formal dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Akper Pemkab Ngawi, yang dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Bapak Edy Prawoto, M.Kep selaku Direktur Akper.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Pemaparan Materi Inti<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"369\" height=\"322\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/image-13.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-486\" style=\"width:387px;height:auto\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Bapak Sukarmin, S.Kep., Ns, yang menyampaikan materi secara komprehensif ke dalam tiga tahap utama:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>&nbsp;Materi 1: Landasan Dasar dan Etika<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sesi pertama membahas mengenai konsep dasar, aspek legal, serta etika dalam melakukan khitan konvensional. Hal ini penting agar mahasiswa tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami batasan hukum dan prosedur yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>&nbsp;Materi 2: Alat dan Prosedur<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sesi kedua fokus pada pengenalan alat, bahan, serta tahapan prosedur khitan secara mendalam. Mahasiswa diajarkan urutan tindakan yang benar untuk memastikan keamanan pasien selama tindakan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>&nbsp;<\/strong><strong>Materi 3: Perawatan Pasca-Tindakan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"503\" height=\"429\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/image-14.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-487\" style=\"width:397px;height:auto\"\/><\/figure><\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"313\" height=\"299\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Untitled-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-490\" style=\"width:391px;height:auto\"\/><\/figure><\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Sesi terakhir membahas mengenai perawatan pasca-khitan serta penatalaksanaan komplikasi sederhana yang mungkin muncul. Materi ini bertujuan agar mahasiswa mampu memberikan edukasi yang tepat kepada pasien dan keluarga setelah tindakan selesai.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Diskusi dan Evaluasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sesi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai tantangan di lapangan. Acara ditutup dengan pelaksanaan Evaluasi (post-test) untuk melihat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian materi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kepercayaan diri dan keterampilan yang mumpuni dalam melakukan tindakan klinis, khususnya khitan konvensional, demi kontribusi nyata di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai institusi pendidikan kesehatan, peningkatan kompetensi teknis mahasiswa merupakan hal yang sangat krusial. Salah satu keterampilan klinis yang penting untuk dikuasai adalah prosedur sirkumsisi atau khitan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan intensif yang menggabungkan pemahaman teori dan aspek legal guna mencetak tenaga kesehatan yang profesional. 1. Pelaksanaan Kegiatan Akper Pemkab Ngawi menyelenggarakan acara Pelatihan Khitan &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/2025\/12\/23\/peningkatan-kompetensi-klinis-mahasiswa-melalui-pelatihan-khitan-konvensional\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Peningkatan Kompetensi Klinis Mahasiswa Melalui Pelatihan Khitan Konvensional&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-483","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/483"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=483"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/483\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":496,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/483\/revisions\/496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=483"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=483"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.akperngawi.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=483"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}